Apa yang dimaksud dengan Panjang Gelombang
Panjang gelombang adalah jarak antara dua puncak atau palung gelombang yang berurutan. Ini adalah konsep mendasar dalam memahami perilaku cahaya dan sangat penting dalam berbagai aspek desain dan teknologi pencahayaan. Dalam industri pencahayaan, cahaya sering digambarkan merambat melalui ruang bebas dalam bentuk gelombang transversal. Gelombang ini terdiri dari foton yang berosilasi, dan arah gerak gelombang tegak lurus dengan arah osilasi foton. Panjang gelombang adalah karakteristik utama dari gelombang ini dan diwakili oleh simbol λ (lambda).
Pengukuran panjang gelombang dapat dilakukan di antara dua puncak gelombang yang berurutan atau dua palung gelombang yang berurutan. Puncak gelombang mengacu pada titik tertinggi gelombang, sedangkan palung gelombang mengacu pada titik terendah. Kita dapat menentukan panjang gelombang dengan mengukur jarak antara titik-titik ini.
Panjang gelombang biasanya dinyatakan dalam satuan nanometer (nm) atau mikrometer (µm). Nanometer biasanya digunakan untuk cahaya tampaksedangkan mikrometer sering digunakan untuk sinar inframerah dan ultraviolet. Unit-unit ini mewakili panjang satu siklus gelombang yang lengkap, dari satu puncak ke puncak berikutnya atau dari satu palung ke palung berikutnya.
Mungkin Anda Tertarik Dengan
- Ceiling-mounted PIR occupancy sensor with dry-contact relay output
- 12/24VDC or 12/24VAC low-voltage supply
- COM, NO, and NC isolated relay contacts for EMS, HVAC, and building control inputs
- Low-voltage DC recessed ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 12 VDC / 24 VDC input with 10-30 VDC range
- 10A max work current with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Higher-load recessed ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 10A model
- 5.8 GHz microwave sensing with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Recessed ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 5A model
- 5.8 GHz microwave sensing with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Ceiling-mounted RZ037 PIR occupancy sensor dimmer for 220V power
- 3A maximum working current with 660W rated load
- LUX button controls light-sensor ON/OFF and user-set dimming brightness
- Ceiling-mounted RZ037 PIR occupancy sensor dimmer for 110V power
- 3A maximum working current with 330W rated load
- LUX button controls light-sensor ON/OFF and user-set dimming brightness
- Low-voltage DC ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 12 VDC / 24 VDC input with 10-30 VDC range
- 10A max work current with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Higher-load ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 10A model
- 5.8 GHz microwave sensing with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 5A model
- 5.8 GHz microwave sensing with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Low-voltage DC recessed ceiling mount PIR motion sensor switch
- 12 VDC / 24 VDC input with 10-30 VDC range
- Max work current 10A with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Higher-load recessed ceiling mount PIR motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 10A model
- 360-degree detection with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Recessed ceiling mount PIR motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 5A model
- 360-degree detection with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Wireless switch and receiver kit for indoor ON/OFF lighting control
- 100-230VAC, 50/60Hz receiver with 5A rated current
- CR2032-powered wireless switch with 2.4GHz communication
- Kediaman (Auto-ON/Auto-OFF)
- 12–24V DC (10–30VDC), hingga 10A
- Cakupan 360°, diameter 8–12 m
- Penundaan waktu 15 s–30 menit
- Sensor cahaya Mati/15/25/35 Lux
- Sensitivitas Tinggi/Rendah
- Mode hunian Nyala Otomatis/Mati Otomatis
- 100–265V AC, 10A (netral diperlukan)
- Cakupan 360°; diameter deteksi 8–12 m
- Penundaan waktu 15 s–30 mnt; Lux MATI/15/25/35; Sensitivitas Tinggi/Rendah
- Mode hunian Nyala Otomatis/Mati Otomatis
- 100–265V AC, 5A (netral diperlukan)
- Cakupan 360°; diameter deteksi 8–12 m
- Penundaan waktu 15 s–30 mnt; Lux MATI/15/25/35; Sensitivitas Tinggi/Rendah
- 100V-230VAC
- Jarak Transmisi: hingga 20m
- Sensor gerak nirkabel
- Kontrol terhubung langsung
- Tegangan: 2x Baterai AAA / 5V DC (Micro USB)
- Mode Siang/Malam
- Penundaan waktu: 15 menit, 30 menit, 1 jam (default), 2 jam
Panjang gelombang menentukan warna cahaya. Panjang gelombang cahaya yang berbeda, sesuai dengan warna yang berbeda dalam spektrum yang terlihat. Contohnya, cahaya dengan panjang gelombang sekitar 400-450 nm tampak berwarna biru, sedangkan cahaya dengan panjang gelombang sekitar 600-700 nm tampak berwarna merah.
Dapatkan Inspirasi dari Portofolio Sensor Gerak Rayzeek.
Tidak menemukan apa yang Anda inginkan? Jangan khawatir. Selalu ada cara lain untuk menyelesaikan masalah Anda. Mungkin salah satu portofolio kami dapat membantu.
Panjang gelombang juga memengaruhi perilaku cahaya apabila berinteraksi dengan bahan yang berbeda. Ketika cahaya melewati suatu medium, seperti lensa atau prisma, panjang gelombangnya dapat diubah, yang menyebabkan fenomena seperti refraksi dan dispersi. Semua efek ini dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi pencahayaan, misalnya, desain lensa dan penciptaan efek pencahayaan warna-warni.