BLOG

Apa itu Chip LED

Horace Dia

Terakhir diperbarui: 26 Desember 2023

Apa itu Chip LED

Chip LED, juga dikenal sebagai die LED, adalah perangkat semikonduktor kecil yang berfungsi sebagai komponen inti LED. Komponen ini bertanggung jawab untuk mengubah energi listrik menjadi cahaya. Chip LED terbuat dari bahan semikonduktor, biasanya gallium arsenide (GaAs) atau gallium nitride (GaN), yang telah didoping dengan pengotor untuk menciptakan sifat listrik yang diinginkan.

Mencari Solusi Hemat Energi dengan Sensor Gerak?

Hubungi kami untuk sensor gerak PIR lengkap, produk hemat energi dengan sensor gerak, saklar sensor gerak, dan solusi komersial Occupancy/Vacancy.

Ketika arus listrik dialirkan ke chip LED, arus listrik tersebut melewati Persimpangan PNyang dibentuk dengan menggabungkan dua jenis bahan semikonduktor yang berbeda. Pada persimpangan PN, elektron dan lubang bergabung kembali, melepaskan energi dalam bentuk foton, yang merupakan partikel cahaya. Proses ini dikenal sebagai electroluminescence.

Chip LED tersedia dalam berbagai warna, termasuk merah, hijau, biru dan putih. Warna cahaya yang dipancarkan oleh chip LED ditentukan oleh bahan yang digunakan dalam sambungan PN. Contohnya, chip LED biru biasanya digunakan dalam kombinasi dengan fosfor kuning untuk menghasilkan cahaya putih. Chip ini biasanya dipasang pada substrat, seperti PCBdan kemudian dikemas dalam wadah atau paket pelindung. Paket ini tidak hanya melindungi chip LED dari kerusakan fisik dan kimiawi, tetapi juga memberikan dukungan mekanis, elektrik, termal, dan optik.

Mungkin Anda Tertarik pada

  • Kehadiran (Auto-ON/Auto-OFF)
  • 12–24V DC (10–30VDC), hingga 10A
  • Cakupan 360°, diameter 8–12 m
  • Tunda waktu 15 s–30 mnt
  • SENSOR cahaya Mati/15/25/35 Lux
  • Sensitivitas Tinggi/Rendah
  • mode okupansi Auto-ON/Auto-OFF
  • 100–265V AC, 10A (netral diperlukan)
  • Cakupan 360°; diameter deteksi 8–12 m
  • Penundaan waktu 15 s–30 mnt; Lux OFF/15/25/35; Sensitivitas Tinggi/Rendah
  • mode okupansi Auto-ON/Auto-OFF
  • 100–265V AC, 5A (netral diperlukan)
  • Cakupan 360°; diameter deteksi 8–12 m
  • Penundaan waktu 15 s–30 mnt; Lux OFF/15/25/35; Sensitivitas Tinggi/Rendah
  • 100V-230VAC
  • Jarak Transmisi: hingga 20m
  • Sensor Gerak Nirkabel
  • Kontrol Kabel (Hardwired)
  • Tegangan: Baterai AAA x2 / 5V DC (Micro USB)
  • Mode Siang/Malam
  • Penundaan waktu: 15menit, 30menit, 1j (default), 2j
  • Tegangan: 2 x AAA
  • Jarak Transmisi: 30 m
  • Tunda Waktu: 5s, 1m, 5m, 10m, 30m
  • Arus Muat: Maksimal 10A
  • Mode Auto/Tidur
  • Tunda waktu: 90s, 5menit, 10menit, 30menit, 60menit
  • Arus Muat: Maksimal 10A
  • Mode Auto/Tidur
  • Tunda waktu: 90s, 5menit, 10menit, 30menit, 60menit
  • Arus Muat: Maksimal 10A
  • Mode Auto/Tidur
  • Tunda waktu: 90s, 5menit, 10menit, 30menit, 60menit
  • Arus Muat: Maksimal 10A
  • Mode Auto/Tidur
  • Tunda waktu: 90s, 5menit, 10menit, 30menit, 60menit
  • Arus Muat: Maksimal 10A
  • Mode Auto/Tidur
  • Tunda waktu: 90s, 5menit, 10menit, 30menit, 60menit
  • Arus Muat: Maksimal 10A
  • Mode Auto/Tidur
  • Tunda waktu: 90s, 5menit, 10menit, 30menit, 60menit
  • Mode Kehadiran
  • 100V ~ 265V, 5A
  • Kabel Netral Diperlukan
  • 1600 kaki persegi
  • Tegangan: DC 12v/24v
  • Mode: Otomatis/ON/OFF
  • Penundaan Waktu: 15s~900s
  • Dimming: 20%~100%
  • Mode Kehadiran, Kekosongan, ON/OFF
  • 100~265V, 5A
  • Kabel Netral Diperlukan
  • Cocok untuk backbox Segi Empat UK

Chip LED menentukan kualitas dan performa sistem pencahayaan LED. Faktor-faktor seperti kecerahan, akurasi warna, dan efisiensi dievaluasi ketika menilai kualitas chip LED. Selain itu, chip LED dapat diklasifikasikan berdasarkan berbagai faktor, termasuk penggunaan, warna, bentuk, dan ukuran.

Tinggalkan komentar

Indonesian