Apa yang dimaksud dengan Mean Lumens
Mean Lumens, juga dikenal sebagai lumens desainadalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan output cahaya rata-rata yang dihasilkan oleh lampu selama umur terukur. Ini berfungsi sebagai ukuran jumlah rata-rata cahaya yang dipancarkan oleh perangkat pencahayaan selama masa pakainya. Konsep lumens rata-rata sangat penting dalam memahami performa dan efisiensi lampu. Saat lampu dioperasikan, output cahayanya cenderung menurun seiring waktu. Dengan mengetahui nilai lumens rata-rata lampu, pengguna dapat membuat keputusan yang tepat tentang investasi pencahayaan mereka.
Nilai lumens rata-rata dihitung pada 40 persen dari masa pakai lampu untuk lampu neon. Ini berarti bahwa output cahaya rata-rata lampu fluoresen ditentukan dengan mempertimbangkan kinerjanya lebih dari 40 persen dari total masa pakai terukurnya. Selain itu, beberapa lampu, seperti Lampu T5sangat efisien dan dapat mempertahankan sebagian besar output cahaya awalnya bahkan pada akhir masa pakainya. Hal ini mengindikasikan bahwa lampu ini mengalami penyusutan minimal dalam output cahayanya dari waktu ke waktu, sehingga menjadikannya pilihan yang hemat biaya.
Mungkin Anda Tertarik Dengan
- Ceiling-mounted PIR occupancy sensor with dry-contact relay output
- 12/24VDC or 12/24VAC low-voltage supply
- COM, NO, and NC isolated relay contacts for EMS, HVAC, and building control inputs
- Low-voltage DC recessed ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 12 VDC / 24 VDC input with 10-30 VDC range
- 10A max work current with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Higher-load recessed ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 10A model
- 5.8 GHz microwave sensing with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Recessed ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 5A model
- 5.8 GHz microwave sensing with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Ceiling-mounted RZ037 PIR occupancy sensor dimmer for 220V power
- 3A maximum working current with 660W rated load
- LUX button controls light-sensor ON/OFF and user-set dimming brightness
- Ceiling-mounted RZ037 PIR occupancy sensor dimmer for 110V power
- 3A maximum working current with 330W rated load
- LUX button controls light-sensor ON/OFF and user-set dimming brightness
- Low-voltage DC ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 12 VDC / 24 VDC input with 10-30 VDC range
- 10A max work current with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Higher-load ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 10A model
- 5.8 GHz microwave sensing with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 5A model
- 5.8 GHz microwave sensing with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Low-voltage DC recessed ceiling mount PIR motion sensor switch
- 12 VDC / 24 VDC input with 10-30 VDC range
- Max work current 10A with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Higher-load recessed ceiling mount PIR motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 10A model
- 360-degree detection with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Recessed ceiling mount PIR motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 5A model
- 360-degree detection with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Wireless switch and receiver kit for indoor ON/OFF lighting control
- 100-230VAC, 50/60Hz receiver with 5A rated current
- CR2032-powered wireless switch with 2.4GHz communication
- Kediaman (Auto-ON/Auto-OFF)
- 12–24V DC (10–30VDC), hingga 10A
- Cakupan 360°, diameter 8–12 m
- Penundaan waktu 15 s–30 menit
- Sensor cahaya Mati/15/25/35 Lux
- Sensitivitas Tinggi/Rendah
- Mode hunian Nyala Otomatis/Mati Otomatis
- 100–265V AC, 10A (netral diperlukan)
- Cakupan 360°; diameter deteksi 8–12 m
- Penundaan waktu 15 s–30 mnt; Lux MATI/15/25/35; Sensitivitas Tinggi/Rendah
- Mode hunian Nyala Otomatis/Mati Otomatis
- 100–265V AC, 5A (netral diperlukan)
- Cakupan 360°; diameter deteksi 8–12 m
- Penundaan waktu 15 s–30 mnt; Lux MATI/15/25/35; Sensitivitas Tinggi/Rendah
- 100V-230VAC
- Jarak Transmisi: hingga 20m
- Sensor gerak nirkabel
- Kontrol terhubung langsung
- Tegangan: 2x Baterai AAA / 5V DC (Micro USB)
- Mode Siang/Malam
- Penundaan waktu: 15 menit, 30 menit, 1 jam (default), 2 jam
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah 1000 Lumens Cukup Terang untuk Sebuah Ruangan
Untuk menentukan jumlah lumens yang sesuai untuk sebuah ruangan, Anda harus menghitung luas ruangan, kemudian mengalikannya dengan kebutuhan foot-candle yang direkomendasikan. Contohnya, ruang tamu berukuran 100 kaki persegi, yang biasanya membutuhkan 10-20 foot-candle, akan membutuhkan sekitar 1.000-2.000 lumens. Demikian pula, ruang makan dengan ukuran yang sama, tetapi dengan kebutuhan foot-candle 30-40, akan membutuhkan sekitar 3.000-4.000 lumen.
Apakah Menambahkan Lebih Banyak Lampu Meningkatkan Lumens
Watt dan Lumens tidak berhubungan secara langsung. Meskipun benar bahwa lampu dengan watt yang lebih tinggi pada umumnya memancarkan lebih banyak Lumens, namun jumlah Lumens masih dapat bervariasi di antara lampu LED dengan watt yang sama, karena adanya perbedaan efisiensi lampu.
Berapa Lumens Terbaik untuk Cahaya Ruangan
Kami sarankan untuk menggunakan total output lumen yang berkisar antara 2000 hingga 4000.