BLOG

Apa itu Hukum Kuadrat Terbalik

Horace Dia

Terakhir diperbarui: 26 Desember 2023

Apa itu Hukum Kuadrat Terbalik

Hukum Kuadrat Terbalik adalah prinsip dasar yang menjelaskan hubungan antara intensitas cahaya dan jarak dari sumber cahaya. Menurut hukum ini, intensitas cahaya berkurang dalam proporsi terbalik dengan kuadrat jarak dari sumbernya.

Dalam istilah yang lebih sederhana, hukum kuadrat terbalik menyatakan bahwa ketika Anda bergerak lebih jauh dari sumber cahaya, intensitas cahaya akan berkurang. Penurunan ini mengikuti pola tertentu di mana intensitas berbanding terbalik dengan kuadrat jarak. Contohnya, jika Anda menggandakan jarak dari sumber cahaya, intensitasnya akan berkurang hingga seperempat (1/2^2) dari nilai aslinya. Demikian pula, jika Anda melipatgandakan jarak, intensitasnya akan berkurang hingga sepersembilan (1/3^2) dari nilai aslinya.

Dapatkan Terinspirasi oleh Portofolio Sensor Gerak Rayzeek.

Tidak menemukan apa yang Anda inginkan? Jangan khawatir. Ada selalu cara alternatif untuk menyelesaikan masalah Anda. Mungkin salah satu portofolio kami bisa membantu.

Memahami hukum kuadrat terbalik membantu menentukan intensitas cahaya pada jarak yang berbeda dari sumbernya. Perancang dan insinyur pencahayaan mempertimbangkan prinsip ini ketika menghitung lux atau lumen per meter persegi (lumen/m^2) pada titik tertentu. Dengan menerapkan hukum kuadrat terbalik, mereka dapat membuat keputusan yang tepat mengenai penempatan dan jarak sumber cahaya untuk mencapai tingkat pencahayaan yang diinginkan.

Hukum kuadrat terbalik tidak terbatas pada industri pencahayaan. Hukum ini merupakan prinsip dasar yang berlaku untuk berbagai fenomena, termasuk gravitasi, medan listrik, suara, dan radiasi. Dalam konteks pencahayaan, hukum kuadrat terbalik memberikan wawasan tentang bagaimana intensitas cahaya berubah seiring dengan jarak dan memungkinkan para profesional untuk menciptakan pencahayaan yang seimbang dan konsisten. pengaturan pencahayaan.

Mungkin Anda Tertarik pada

  • Kehadiran (Auto-ON/Auto-OFF)
  • 12–24V DC (10–30VDC), hingga 10A
  • Cakupan 360°, diameter 8–12 m
  • Tunda waktu 15 s–30 mnt
  • SENSOR cahaya Mati/15/25/35 Lux
  • Sensitivitas Tinggi/Rendah
  • mode okupansi Auto-ON/Auto-OFF
  • 100–265V AC, 10A (netral diperlukan)
  • Cakupan 360°; diameter deteksi 8–12 m
  • Penundaan waktu 15 s–30 mnt; Lux OFF/15/25/35; Sensitivitas Tinggi/Rendah
  • mode okupansi Auto-ON/Auto-OFF
  • 100–265V AC, 5A (netral diperlukan)
  • Cakupan 360°; diameter deteksi 8–12 m
  • Penundaan waktu 15 s–30 mnt; Lux OFF/15/25/35; Sensitivitas Tinggi/Rendah
  • 100V-230VAC
  • Jarak Transmisi: hingga 20m
  • Sensor Gerak Nirkabel
  • Kontrol Kabel (Hardwired)
  • Tegangan: Baterai AAA x2 / 5V DC (Micro USB)
  • Mode Siang/Malam
  • Penundaan waktu: 15menit, 30menit, 1j (default), 2j
  • Tegangan: 2 x AAA
  • Jarak Transmisi: 30 m
  • Tunda Waktu: 5s, 1m, 5m, 10m, 30m
  • Arus Muat: Maksimal 10A
  • Mode Auto/Tidur
  • Tunda waktu: 90s, 5menit, 10menit, 30menit, 60menit
  • Arus Muat: Maksimal 10A
  • Mode Auto/Tidur
  • Tunda waktu: 90s, 5menit, 10menit, 30menit, 60menit
  • Arus Muat: Maksimal 10A
  • Mode Auto/Tidur
  • Tunda waktu: 90s, 5menit, 10menit, 30menit, 60menit
  • Arus Muat: Maksimal 10A
  • Mode Auto/Tidur
  • Tunda waktu: 90s, 5menit, 10menit, 30menit, 60menit
  • Arus Muat: Maksimal 10A
  • Mode Auto/Tidur
  • Tunda waktu: 90s, 5menit, 10menit, 30menit, 60menit
  • Arus Muat: Maksimal 10A
  • Mode Auto/Tidur
  • Tunda waktu: 90s, 5menit, 10menit, 30menit, 60menit
  • Mode Kehadiran
  • 100V ~ 265V, 5A
  • Kabel Netral Diperlukan
  • 1600 kaki persegi
  • Tegangan: DC 12v/24v
  • Mode: Otomatis/ON/OFF
  • Penundaan Waktu: 15s~900s
  • Dimming: 20%~100%
  • Mode Kehadiran, Kekosongan, ON/OFF
  • 100~265V, 5A
  • Kabel Netral Diperlukan
  • Cocok untuk backbox Segi Empat UK

Tinggalkan komentar

Indonesian