Apa itu Hukum Kuadrat Terbalik
Hukum Kuadrat Terbalik adalah prinsip dasar yang menjelaskan hubungan antara intensitas cahaya dan jarak dari sumber cahaya. Menurut hukum ini, intensitas cahaya berkurang dalam proporsi terbalik dengan kuadrat jarak dari sumbernya.
Dalam istilah yang lebih sederhana, hukum kuadrat terbalik menyatakan bahwa ketika Anda bergerak lebih jauh dari sumber cahaya, intensitas cahaya akan berkurang. Penurunan ini mengikuti pola tertentu di mana intensitas berbanding terbalik dengan kuadrat jarak. Contohnya, jika Anda menggandakan jarak dari sumber cahaya, intensitasnya akan berkurang hingga seperempat (1/2^2) dari nilai aslinya. Demikian pula, jika Anda melipatgandakan jarak, intensitasnya akan berkurang hingga sepersembilan (1/3^2) dari nilai aslinya.
Dapatkan Inspirasi dari Portofolio Sensor Gerak Rayzeek.
Tidak menemukan apa yang Anda inginkan? Jangan khawatir. Selalu ada cara lain untuk menyelesaikan masalah Anda. Mungkin salah satu portofolio kami dapat membantu.
Memahami hukum kuadrat terbalik membantu menentukan intensitas cahaya pada jarak yang berbeda dari sumbernya. Perancang dan insinyur pencahayaan mempertimbangkan prinsip ini ketika menghitung lux atau lumen per meter persegi (lumen/m^2) pada titik tertentu. Dengan menerapkan hukum kuadrat terbalik, mereka dapat membuat keputusan yang tepat mengenai penempatan dan jarak sumber cahaya untuk mencapai tingkat pencahayaan yang diinginkan.
Hukum kuadrat terbalik tidak terbatas pada industri pencahayaan. Hukum ini merupakan prinsip dasar yang berlaku untuk berbagai fenomena, termasuk gravitasi, medan listrik, suara, dan radiasi. Dalam konteks pencahayaan, hukum kuadrat terbalik memberikan wawasan tentang bagaimana intensitas cahaya berubah seiring dengan jarak dan memungkinkan para profesional untuk menciptakan pencahayaan yang seimbang dan konsisten. pengaturan pencahayaan.
Mungkin Anda Tertarik Dengan
- Ceiling-mounted PIR occupancy sensor with dry-contact relay output
- 12/24VDC or 12/24VAC low-voltage supply
- COM, NO, and NC isolated relay contacts for EMS, HVAC, and building control inputs
- Low-voltage DC recessed ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 12 VDC / 24 VDC input with 10-30 VDC range
- 10A max work current with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Higher-load recessed ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 10A model
- 5.8 GHz microwave sensing with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Recessed ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 5A model
- 5.8 GHz microwave sensing with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Ceiling-mounted RZ037 PIR occupancy sensor dimmer for 220V power
- 3A maximum working current with 660W rated load
- LUX button controls light-sensor ON/OFF and user-set dimming brightness
- Ceiling-mounted RZ037 PIR occupancy sensor dimmer for 110V power
- 3A maximum working current with 330W rated load
- LUX button controls light-sensor ON/OFF and user-set dimming brightness
- Low-voltage DC ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 12 VDC / 24 VDC input with 10-30 VDC range
- 10A max work current with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Higher-load ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 10A model
- 5.8 GHz microwave sensing with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 5A model
- 5.8 GHz microwave sensing with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Low-voltage DC recessed ceiling mount PIR motion sensor switch
- 12 VDC / 24 VDC input with 10-30 VDC range
- Max work current 10A with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Higher-load recessed ceiling mount PIR motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 10A model
- 360-degree detection with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Recessed ceiling mount PIR motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 5A model
- 360-degree detection with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Wireless switch and receiver kit for indoor ON/OFF lighting control
- 100-230VAC, 50/60Hz receiver with 5A rated current
- CR2032-powered wireless switch with 2.4GHz communication
- Kediaman (Auto-ON/Auto-OFF)
- 12–24V DC (10–30VDC), hingga 10A
- Cakupan 360°, diameter 8–12 m
- Penundaan waktu 15 s–30 menit
- Sensor cahaya Mati/15/25/35 Lux
- Sensitivitas Tinggi/Rendah
- Mode hunian Nyala Otomatis/Mati Otomatis
- 100–265V AC, 10A (netral diperlukan)
- Cakupan 360°; diameter deteksi 8–12 m
- Penundaan waktu 15 s–30 mnt; Lux MATI/15/25/35; Sensitivitas Tinggi/Rendah
- Mode hunian Nyala Otomatis/Mati Otomatis
- 100–265V AC, 5A (netral diperlukan)
- Cakupan 360°; diameter deteksi 8–12 m
- Penundaan waktu 15 s–30 mnt; Lux MATI/15/25/35; Sensitivitas Tinggi/Rendah
- 100V-230VAC
- Jarak Transmisi: hingga 20m
- Sensor gerak nirkabel
- Kontrol terhubung langsung
- Tegangan: 2x Baterai AAA / 5V DC (Micro USB)
- Mode Siang/Malam
- Penundaan waktu: 15 menit, 30 menit, 1 jam (default), 2 jam