BLOG

Apa itu Lampu Sodium Tekanan Rendah (LPS)

Horace Dia

Terakhir diperbarui: 26 Desember 2023

Apa itu Lampu Sodium Tekanan Rendah (LPS)

Lampu natrium bertekanan rendah (LPS), juga dikenal sebagai lampu Sodium oksida (SOX), adalah jenis perlengkapan pencahayaan yang beroperasi dengan mengalirkan arus listrik melalui campuran uap natrium dan gas mulia, seperti neon atau argon, pada tekanan dan suhu rendah. Lampu LPS dicirikan oleh output cahaya kuning-oranye yang unik, yang terutama dipancarkan pada panjang gelombang 589,3 nanometer. Ini cahaya monokromatik sangat efisien dan memiliki khasiat bercahayayang berarti menghasilkan sejumlah besar cahaya tampak per unit daya listrik yang dikonsumsi.

Dapatkan Terinspirasi oleh Portofolio Sensor Gerak Rayzeek.

Tidak menemukan apa yang Anda inginkan? Jangan khawatir. Ada selalu cara alternatif untuk menyelesaikan masalah Anda. Mungkin salah satu portofolio kami bisa membantu.

Lampu LPS dikenal dengan masa pakainya yang panjang, dengan beberapa lampu yang dapat bertahan hingga 18.000 jam. Hal ini membuatnya ideal untuk aplikasi yang memerlukan biaya pemeliharaan dan penggantian. Namun demikian, lampu ini memiliki beberapa keterbatasan. Lampu LPS memiliki waktu pemanasan yang relatif lambat, membutuhkan waktu beberapa menit untuk mencapai kecerahan penuh. Selain itu, output cahaya monokromatiknya dapat menyulitkan untuk melihat warna secara akurat, sehingga tidak cocok untuk aplikasi yang memerlukan rendering warna, seperti ritel atau galeri seni.

Dari segi efisiensi energi, lampu LPS sangat efisien dalam mengubah daya listrik menjadi cahaya tampak. Lampu ini memiliki efikasi tinggi sekitar 150 lumens per watt, menjadikannya salah satu sumber pencahayaan paling efisien yang tersedia. Namun, lampu ini tidak cocok untuk semua aplikasi pencahayaan karena output warna spesifik dan keterbatasannya dalam rendering warna.

Mungkin Anda Tertarik pada

  • Kehadiran (Auto-ON/Auto-OFF)
  • 12–24V DC (10–30VDC), hingga 10A
  • Cakupan 360°, diameter 8–12 m
  • Tunda waktu 15 s–30 mnt
  • SENSOR cahaya Mati/15/25/35 Lux
  • Sensitivitas Tinggi/Rendah
  • mode okupansi Auto-ON/Auto-OFF
  • 100–265V AC, 10A (netral diperlukan)
  • Cakupan 360°; diameter deteksi 8–12 m
  • Penundaan waktu 15 s–30 mnt; Lux OFF/15/25/35; Sensitivitas Tinggi/Rendah
  • mode okupansi Auto-ON/Auto-OFF
  • 100–265V AC, 5A (netral diperlukan)
  • Cakupan 360°; diameter deteksi 8–12 m
  • Penundaan waktu 15 s–30 mnt; Lux OFF/15/25/35; Sensitivitas Tinggi/Rendah
  • 100V-230VAC
  • Jarak Transmisi: hingga 20m
  • Sensor Gerak Nirkabel
  • Kontrol Kabel (Hardwired)
  • Tegangan: Baterai AAA x2 / 5V DC (Micro USB)
  • Mode Siang/Malam
  • Penundaan waktu: 15menit, 30menit, 1j (default), 2j
  • Tegangan: 2 x AAA
  • Jarak Transmisi: 30 m
  • Tunda Waktu: 5s, 1m, 5m, 10m, 30m
  • Arus Muat: Maksimal 10A
  • Mode Auto/Tidur
  • Tunda waktu: 90s, 5menit, 10menit, 30menit, 60menit
  • Arus Muat: Maksimal 10A
  • Mode Auto/Tidur
  • Tunda waktu: 90s, 5menit, 10menit, 30menit, 60menit
  • Arus Muat: Maksimal 10A
  • Mode Auto/Tidur
  • Tunda waktu: 90s, 5menit, 10menit, 30menit, 60menit
  • Arus Muat: Maksimal 10A
  • Mode Auto/Tidur
  • Tunda waktu: 90s, 5menit, 10menit, 30menit, 60menit
  • Arus Muat: Maksimal 10A
  • Mode Auto/Tidur
  • Tunda waktu: 90s, 5menit, 10menit, 30menit, 60menit
  • Arus Muat: Maksimal 10A
  • Mode Auto/Tidur
  • Tunda waktu: 90s, 5menit, 10menit, 30menit, 60menit
  • Mode Kehadiran
  • 100V ~ 265V, 5A
  • Kabel Netral Diperlukan
  • 1600 kaki persegi
  • Tegangan: DC 12v/24v
  • Mode: Otomatis/ON/OFF
  • Penundaan Waktu: 15s~900s
  • Dimming: 20%~100%
  • Mode Kehadiran, Kekosongan, ON/OFF
  • 100~265V, 5A
  • Kabel Netral Diperlukan
  • Cocok untuk backbox Segi Empat UK
Indonesian