Apa itu Fluks
Fluks, dalam konteks industri pencahayaan, secara khusus mengacu pada fluks cahaya atau fluks cahaya. Ini adalah konsep dasar yang digunakan untuk mengukur jumlah total cahaya tampak yang dipancarkan oleh sumber cahaya per unit waktu. Fluks cahaya biasanya dikuantifikasi dalam lumen (lm), yang merupakan unit pengukuran yang mewakili jumlah cahaya tampak yang dirasakan oleh mata manusia.
Mungkin Anda Tertarik Dengan
- Ceiling-mounted PIR occupancy sensor with dry-contact relay output
- 12/24VDC or 12/24VAC low-voltage supply
- COM, NO, and NC isolated relay contacts for EMS, HVAC, and building control inputs
- Low-voltage DC recessed ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 12 VDC / 24 VDC input with 10-30 VDC range
- 10A max work current with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Higher-load recessed ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 10A model
- 5.8 GHz microwave sensing with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Recessed ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 5A model
- 5.8 GHz microwave sensing with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Ceiling-mounted RZ037 PIR occupancy sensor dimmer for 220V power
- 3A maximum working current with 660W rated load
- LUX button controls light-sensor ON/OFF and user-set dimming brightness
- Ceiling-mounted RZ037 PIR occupancy sensor dimmer for 110V power
- 3A maximum working current with 330W rated load
- LUX button controls light-sensor ON/OFF and user-set dimming brightness
- Low-voltage DC ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 12 VDC / 24 VDC input with 10-30 VDC range
- 10A max work current with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Higher-load ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 10A model
- 5.8 GHz microwave sensing with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 5A model
- 5.8 GHz microwave sensing with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Low-voltage DC recessed ceiling mount PIR motion sensor switch
- 12 VDC / 24 VDC input with 10-30 VDC range
- Max work current 10A with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Higher-load recessed ceiling mount PIR motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 10A model
- 360-degree detection with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Recessed ceiling mount PIR motion sensor switch
- 100-265 VAC line-voltage input, 5A model
- 360-degree detection with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
- Wireless switch and receiver kit for indoor ON/OFF lighting control
- 100-230VAC, 50/60Hz receiver with 5A rated current
- CR2032-powered wireless switch with 2.4GHz communication
- Kediaman (Auto-ON/Auto-OFF)
- 12–24V DC (10–30VDC), hingga 10A
- Cakupan 360°, diameter 8–12 m
- Penundaan waktu 15 s–30 menit
- Sensor cahaya Mati/15/25/35 Lux
- Sensitivitas Tinggi/Rendah
- Mode hunian Nyala Otomatis/Mati Otomatis
- 100–265V AC, 10A (netral diperlukan)
- Cakupan 360°; diameter deteksi 8–12 m
- Penundaan waktu 15 s–30 mnt; Lux MATI/15/25/35; Sensitivitas Tinggi/Rendah
- Mode hunian Nyala Otomatis/Mati Otomatis
- 100–265V AC, 5A (netral diperlukan)
- Cakupan 360°; diameter deteksi 8–12 m
- Penundaan waktu 15 s–30 mnt; Lux MATI/15/25/35; Sensitivitas Tinggi/Rendah
- 100V-230VAC
- Jarak Transmisi: hingga 20m
- Sensor gerak nirkabel
- Kontrol terhubung langsung
- Tegangan: 2x Baterai AAA / 5V DC (Micro USB)
- Mode Siang/Malam
- Penundaan waktu: 15 menit, 30 menit, 1 jam (default), 2 jam
Fluks cahaya memainkan peran penting dalam mengevaluasi performa dan efisiensi sumber cahaya. Hal ini memperhitungkan sensitivitas mata manusia terhadap panjang gelombang cahaya yang berbeda-beda, sehingga memungkinkan representasi yang lebih akurat mengenai kecerahan yang dirasakan. Ini berarti bahwa sumber cahaya dengan distribusi spektral yang berbeda-beda dapat memiliki fluks cahaya yang sama jika menghasilkan jumlah cahaya tampak yang setara.
Fluks cahaya adalah parameter penting dalam desain pencahayaan. Hal ini membantu menentukan jumlah cahaya yang tepat yang diperlukan untuk aplikasi tertentu, memastikan tingkat pencahayaan yang optimal. Selain itu, fluks cahaya digunakan dalam menghitung efikasi cahaya dari sebuah sumber cahayayang mengukur efisiensinya dalam mengubah daya listrik menjadi cahaya tampak.
Dapatkan Inspirasi dari Portofolio Sensor Gerak Rayzeek.
Tidak menemukan apa yang Anda inginkan? Jangan khawatir. Selalu ada cara lain untuk menyelesaikan masalah Anda. Mungkin salah satu portofolio kami dapat membantu.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Watt yang Lebih Tinggi Berarti Cahaya yang Lebih Terang
Lampu standar 40W menghasilkan sekitar 400 lumens, yang mengindikasikan tingkat kecerahannya. Pada umumnya, meningkatkan watt akan menghasilkan lumens yang lebih tinggi dan jumlah cahaya yang dipancarkan lebih banyak.
Satu lumen setara dengan satu lux apabila disebarkan pada area seluas satu meter persegi.
Apakah Fluks Cahaya Lebih Tinggi Lebih Baik
Konsumen sering membandingkan fluks cahaya dari berbagai bola lampu, karena hal ini memberikan indikasi jumlah cahaya yang akan dipancarkan oleh bola lampu tersebut. Dari segi efisiensi, bola lampu yang memiliki fluks cahaya yang lebih tinggi terhadap rasio daya yang dikonsumsi, dianggap lebih efisien.