BLOG

Apa itu Cahaya Lembut

Horace Dia

Terakhir diperbarui: 26 Desember 2023

Apa itu Cahaya Lembut

Cahaya lembut adalah jenis penerangan yang menghasilkan bayangan dengan transisi bertahap dari terang ke gelap. Hal ini dicirikan oleh tidak adanya garis bayangan kasar yang terlihat pada subjek atau benda yang disinari. Cahaya lembut dihasilkan dengan menyebarkan atau menghamburkan sumber cahaya, biasanya melalui penggunaan media atau peralatan yang menyebarkan cahaya dan mengurangi intensitasnya. Contoh cahaya lembut termasuk pencahayaan alami pada hari mendung, cahaya matahari yang masuk ke dalam ruangan melalui tirai, atau cahaya tidak langsung. Contoh-contoh ini memiliki sifat umum yang sama, yaitu menyebar, yang membuat sumber cahaya lebih besar dan lebih lembut, sehingga menghasilkan penerangan yang lembut dan menawan.

Dapatkan Inspirasi dari Portofolio Sensor Gerak Rayzeek.

Tidak menemukan apa yang Anda inginkan? Jangan khawatir. Selalu ada cara lain untuk menyelesaikan masalah Anda. Mungkin salah satu portofolio kami dapat membantu.

Dalam fotografi, cahaya lembut dapat dicapai dengan menggunakan berbagai metode seperti menggunakan kain putih, softbox, scrim, atau pengubah cahaya lainnya. Semua alat ini membantu membaurkan sumber cahaya, membuatnya lebih besar dan lembut. Selain itu, memantulkan cahaya beberapa kali sebelum mencapai subjek, dapat lebih meningkatkan kelembutan cahaya.

Penataan cahaya lembut sering kali melibatkan penggunaan beberapa sumber cahaya besar, atau menempatkan sumber cahaya dekat ke subjek. Hal ini dilakukan untuk mencegah penciptaan bayangan kasar yang biasanya dikaitkan dengan sumber cahaya yang keras seperti matahari. The ukuran sumber cahaya memainkan peran krusial dalam menghasilkan cahaya yang lembut. Semakin besar dan semakin dekat sumber cahaya ke subjek, semakin lembut cahayanya. Hal ini menghasilkan kontras yang berkurang dan bayangan yang penuh, menciptakan pencahayaan yang lebih bagus dan merata.

Mungkin Anda Tertarik Dengan

RZ047 ceiling mounted microwave motion sensor switch
  • Low-voltage DC ceiling-mounted microwave motion sensor switch
  • 12 VDC / 24 VDC input with 10-30 VDC range
  • 10A max work current with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
RZ047 ceiling mounted microwave motion sensor switch
  • Higher-load ceiling-mounted microwave motion sensor switch
  • 100-265 VAC line-voltage input, 10A model
  • 5.8 GHz microwave sensing with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
RZ047 ceiling mounted microwave motion sensor switch
  • Ceiling-mounted microwave motion sensor switch
  • 100-265 VAC line-voltage input, 5A model
  • 5.8 GHz microwave sensing with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
RZ038 recessed ceiling PIR motion sensor top and side view
  • Low-voltage DC recessed ceiling mount PIR motion sensor switch
  • 12 VDC / 24 VDC input with 10-30 VDC range
  • Max work current 10A with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
RZ038 recessed ceiling PIR motion sensor front view
  • Higher-load recessed ceiling mount PIR motion sensor switch
  • 100-265 VAC line-voltage input, 10A model
  • 360-degree detection with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
RZ038 recessed ceiling PIR motion sensor front view
  • Recessed ceiling mount PIR motion sensor switch
  • 100-265 VAC line-voltage input, 5A model
  • 360-degree detection with adjustable time delay, Lux threshold, and sensitivity
RZ040 wireless switch and receiver kit
  • Wireless switch and receiver kit for indoor ON/OFF lighting control
  • 100-230VAC, 50/60Hz receiver with 5A rated current
  • CR2032-powered wireless switch with 2.4GHz communication
  • Kediaman (Auto-ON/Auto-OFF)
  • 12–24V DC (10–30VDC), hingga 10A
  • Cakupan 360°, diameter 8–12 m
  • Penundaan waktu 15 s–30 menit
  • Sensor cahaya Mati/15/25/35 Lux
  • Sensitivitas Tinggi/Rendah
  • Mode hunian Nyala Otomatis/Mati Otomatis
  • 100–265V AC, 10A (netral diperlukan)
  • Cakupan 360°; diameter deteksi 8–12 m
  • Penundaan waktu 15 s–30 mnt; Lux MATI/15/25/35; Sensitivitas Tinggi/Rendah
  • Mode hunian Nyala Otomatis/Mati Otomatis
  • 100–265V AC, 5A (netral diperlukan)
  • Cakupan 360°; diameter deteksi 8–12 m
  • Penundaan waktu 15 s–30 mnt; Lux MATI/15/25/35; Sensitivitas Tinggi/Rendah
  • 100V-230VAC
  • Jarak Transmisi: hingga 20m
  • Sensor gerak nirkabel
  • Kontrol terhubung langsung
  • Tegangan: 2x Baterai AAA / 5V DC (Micro USB)
  • Mode Siang/Malam
  • Penundaan waktu: 15 menit, 30 menit, 1 jam (default), 2 jam
  • Tegangan: 2 x AAA
  • Jarak Transmisi: 30 m
  • Penundaan waktu: 5d, 1m, 5m, 10m, 30m
  • Memuat Arus: 10A Maks
  • Mode Otomatis/Tidur
  • Penundaan waktu: 90 detik, 5 menit, 10 menit, 30 menit, 60 menit
  • Memuat Arus: 10A Maks
  • Mode Otomatis/Tidur
  • Penundaan waktu: 90 detik, 5 menit, 10 menit, 30 menit, 60 menit

Tinggalkan komentar

Indonesian